PROFIL DAN SEJARAH BEM POLTEKKES KEMENKES YOGYAKARTA

NAMA ORGANISASI

Badan Eksekutif Mahasiswa Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Yogyakarta adalah organisasi mahasiswa dengan fungsi khusus sebagai organisasi eksekutif mahasiswa tertinggi yang berada di lingkungan kampus Poltekkes Kemenkes Yogyakarta. BEM Poltekkes Kemenkes Yogyakarta sebagai eksekutor, bertindak cepat dan tepat, memperkuat integritas, kerjasama tim, dan bekerja secara profesional dalam hal pemenuhan  kebutuhan mahasiswa yang meliputi pendidikan dan kegiatan belajar, penyaluran bidang minat dan bakat, kesejahteraan mahasiswa, tersalurnya informasi dan mewujudkan sosial kemasyarakatan. Anggota BEM adalah seluruh mahasiswa aktif Poltekkes Kemenkes Yogayakrta, sedangkan pengurus BEM yaitu perwakilan mahasiswa dari ke-enam jurusan di lingkungan Poltekkes Kemenkes Yogyakarta yang terpilih melalui serangkaian seleksi rekruitmen.

 

TUJUAN

  1. BEM Poltekkes Kemenkes Yogyakarta bertujuan untuk meningkatkan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa.
  2. BEM Poltekkes Kemenkes Yogyakarta bertujuan menampung kreativitas, minat, dan bakat mahasiswa.
  3. BEM Poltekkes Kemenkes Yogyakarta bertujuan mengembangkan ilmu pengetahuan mahasiswa untuk mempersiapkan diri sebagai tenaga kesehatan yang profesional dan mandiri.
  4. BEM Poltekkes Kemenkes Yogyakarta bertujuan untuk menyediakan kebutuhan mahasiswa meliputi seragam, Kartu Tanda Mahasiswa, vaksin, dan buku komunikasi.
  5. BEM Poltekkes Kemenkes Yogyakarta bertujuan meningkatkan taraf kesehatan masyarakat di luar kampus.
  6. BEM Poltekkes Kemenkes Yogyakarta bertujuan untuk meningkatkan kualitas hubungan antarmahasiswa dari keenam jurusan, direktorat, dan luar kampus Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.

 

SEJARAH

BEM Poltekkes Kemenkes Yogyakarta didirikan di Daerah Istimewa Yogyakarta pada tanggal  14 Juni  2003. Sejak awal dibentuk BEM dibagi 2 (BEM Direktorat dan BEM Jurusan sampai tahun 2010-2011). Mulai periode kepengurusan 2011-2012 BEM sudah terpusat di Direktorat dan BEM jurusan diganti menjadi HMJ.

 

PEMIMPIN BEM

Pemimpin BEM Poltekeks Kemenkes Yogyakarta dari periode 2003-2011 mengunakan istilah ketua BEM. Mulai periode 2011-2012 istilah ketua BEM berubah menjadi Presiden Mahasiswa. Dan mulai 2018-2019 isitilah pemimpin BEM kembali ke Ketua BEM. Sejak periode 2011-2012 mulai pembentukan nama kabinet untuk kepengurusan BEM setiap tahunnya.

Periode

Nama Pemimpin

Nama Kabinet

Arti Nama Kabinet

2003-2004

Dani Martalaga

 

 

2004-2005

Hendi Astono

 

 

2005-2006

Bayu Kusuma Adi

 

 

2006-2007

Dorin Mutoif

 

 

2007-2008

Andy Yuli P.

 

 

2008-2009

Yoga Nur Utanto

 

 

2009-2010

Hanif Assiqi

 

 

2010-2011

Sri Herdiana

 

 

2011-2012

Eko Agus Purnomo

Reformasi Bersatu

Pada saat itu banyak sekali perubahan mendasar namun besar harapan walaupun banyaknya perubahan tidak akan mempengaruhi kinerja seluruh ormawa yang ada   di Poltekkes Jogja.

2012-2013

Faisal Bagas Pamungkas

Poltekeks Bersatu

Pada saat itu masih sering ada selisih paham antara BEM dengan HMJ sehingga diharapkan keadaan pada saat itu bisa berubah sesuai dengan nama Kabinet BEM pada periode itu.

2013-2014

Septiasih Windiasari

Husada Istimewa

Tenaga Kesehatan dengan segala keistimewaannya.

2014-2015

Mukti Anggoro Wati

Muda Berkarya

Kabinet yang menunjukkan jiwa muda yang aktif berkarya,berinovasi aktif serta nyata dalam berorganisasi untuk memajukan Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.

2015-2016

Diana Rizky Tiara

Dharpa Upangga

Berkarya dengan penuh kebanggaan.

2016-2017

Yuni Apriliani Istiqamah

Brahmana Sayekti

Jiwa muda yang cendekia,handal dan beraksi nyata,yaitu terus aktif berinovasi dalam berorganisasi dan senantiasa bekerja secara nyata.

2017-2018

M. Nabil Habiburrahman

Abdikara Bramantya

Pemuda yang gigih berani

2018-2019

Alvianto Rachmad

Bersatu Aksi

Bersama dalam aksi nyata

2019-2020

Nur Hidayat Lathif

Sinergi Nyata

Kabinet Sinergi Nyata adalah kabinet yang memiliki arti bekerja sama secara nyata ke beberapa organisasi mahsiswa internal dan eksternal kampus, bersama seluruh UKM dan Direktorat untuk menghasilkan program yang nyata.

2020-2021

Cahyo Dwi Prakoso

Karya Aksi

 Dengan semangat berkarya dan beraksi dalam bentuk berorganisasi untuk peningkatanan kapasitas diri.

2021-2022

Annisa Diani Salsabila

Bara Sinergi

"SEMANGAT MEMBARA BERANI BERAKSI "

Tagline “Semangat Membara, Berani Beraksi” memiliki arti bahwa Kabinet Bara Sinergi mempunyai semangat yang membara demi menjalankan tugas disertai keberanian beraksi yang tinggi.

2022-2023

Wahyu Rizaldi Ramadhan

Aksa Abhinaya

Kabinet Aksa Abhinaya memiliki arti yakni, kabinet yang memiliki semangat tinggi, selalu berpikir jernih, dan berperilaku jujur.

Adapun Tagline Kabinet Aksa Abhinaya adalah “TINGKATKAN PERFORMA, WUJUDKAN ASA”

Yang memiliki  arti bahwa Kabinet Aksa Abhinaya mempunyai tekad yang tinggi untuk meningkatkan performa yang selama ini sudah dibangun demi terwujudnya asa atau harapan bersama.

2023-2024

Arfandi Sumbodo

Resurgensi

Kabinet Resurgensi adalah kabinet yang mengacu pada kebangkitan atau kembalinya sesuatu, seperti gagasan, gerakan, atau kekuatan. Dalam konteks yang lebih luas, resurgensi dapat mencakup revitalisasi suatu hal. 

 Tagline “Bangkit Beraksi, Ciptakan Reformasi” memiliki arti bahwa Kabinet Resurgensi mencerminkan kemampuan untuk mengambil inisiatif, beradaptasi, dan bertindak secara positif dalam menghadapi rintangan, demi perubahan dalam kebijakan dengan tujuan meningkatkan efisiensi, keadilan, dan responsivitas terhadap kebutuhan dan aspirasi anggota.

2024-2025

Ahmad Zulfikar

Pilar Aksi

Kabinet Pilar Aksi adalah kabinet yang mengacu pada elemen dasar sebagai fondasi dan pedoman dalam suatu gerakan serta mempunyai strategi untuk mencapai suatu tujuan. Setiap pilar berupa kebijakan, tindakan konkret, dan nilai-nilai yang harus diterapkan dalam setiap aspek operasional untuk mencapai visi dan misi organisasi.

Tagline “Tegakkan Aksi, Wujudkan Sinergi” memiliki arti bahwa Kabinet Pilar Aksi berkomitmen untuk selalu bertindak nyata, bekerjasama, dan berkolaborasi harmonis demi mencapai tujuan bersama yang konkret, efektif, dan efisien.

 

  

LAMBANG








ARTI LAMBANG

  1. Perisai memiliki tiga sudut melambangkan Tri Dharma Perguruan Tinggi dengan lapisan warna kuning yang bermakna kejayaan atau kemuliaan.
  2. Warna biru pada perisai yang merupakan warna kecerdasan.
  3. Tulisan “Badan Eksekutif Mahasiswa” berwarna kuning sebagai nama organisasi dengan makna energi.
  4. Perisai pada bagian dalam berlatarkan warna merah putih melambangkan warna bendera nasional Indonesia. Merah berarti semangat dan putih berarti suci.
  5. Lambang Tugu Yogyakarta merupakan identitas tempat BEM Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.
  6. Simbol palang berwarna hijau yang melambangkan bahwa BEM Poltekkes Kemenkes Yogyakarta merupakan organisasi yang berada di lingkungan kesehatan.
  7. Lambang kepala pena dengan warna biru serta buku atau kitab melambangkan intelektualitas.
  8. Roda dengan lima gerigi yang tampak berwarna kuning melambangkan gerakan penuh energi kecerdasan yang berlandaskan pada nilai-nilai Pancasila.
  9. Sayap dengan jumlah bulu enam di setiap sisi yang bermakna atas enam jurusan dalam Poltekkes Kemenkes Yogyakarta  yang menyeluruh keenam fungsi atau bagian tersebut saling berkoordinasi atau  bersatu seakan membentuk bentangan sayap yang kokoh atau gagah serta seimbang sehingga mampu untuk terbang mencapai nilai-nilai yang luhur.
  10. Bagian paling bawah terdapat tulisan Poltekkes Kemenkes Yogyakarta berwarna biru yang bermakna loyalitas dan  intelektualitas sebagai Badan Eksekutif Mahasiswa.

 LOGO BEM KABINET PILAR AKSI








Logo BEM Kabinet Pilar Aksi menggambarkan filosofi mendalam melalui elemen-elemen yang saling melengkapi:

  1. Pilar yang menjulang di tengah: Melambangkan kekuatan dan keteguhan dalam memperjuangkan aspirasi mahasiswa.
  2. Bunga yang mekar di dalamnya: Simbol pertumbuhan dan kreativitas, mencerminkan semangat inovasi.
  3. Rantai yang mengelilingi pilar: Menunjukkan persatuan dan solidaritas sebagai sumber kekuatan BEM.
  4. Tiga sayap di kanan dan kiri: Mewakili enam kementerian—PH, PSDM, Kesma, Kominfo, Sosmas, dan Minba—yang menjadi motor penggerak organisasi.
  5. Tangan yang bersalaman:

  • Melambangkan kolaborasi dan komitmen untuk bekerja sama dengan berbagai pihak.
  • Api yang membara melingkar: Mencerminkan semangat juang yang tak pernah padam dalam memperjuangkan kepentinan mahasiswa.
  • Keseluruhan elemen ini menjadikan logo BEM Kabinet Pilar Aksi sebagai simbol kekuatan, persatuan, dan dedikasi dalam membawa perubahan.

VISI DAN MISI PERIODE 2024-2025

VISI

Meningkatkan integritas Badan Eksekutif Mahasiswa Poltekkes Kemenkes Yogyakarta sebagai eksekutor yang siap untuk berdedikasi dalam mewujudkan organisasi EMAS (Elektabilitas Mahasiswa Aktif dan Sinergis).


MISI

(1) Menciptakan hubungan relasi yang luas dan berkualitas guna menunjang eksistensi BEM Poltekkes Kemenkes Yogyakarta yang produktif dan saling menguntungkan.

(2) Menjadikan organisasi yang fleksibel untuk menunjang kinerja setiap fungsionaris. 

(3) Mengoptimalkan dalam membangun ruang yang bermutu sebagai fasilitator pengembangan giat prestasi, minat dan bakat mahasiswa Poltekkes Kemenkes Yogyakarta. 

(4) Mewujudkan komunikasi yang efektif antar internal maupun eksternal Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Puncak Hari Kesehatan Nasional Ke-61

  ✨ 𝐇𝐀𝐑𝐈 𝐊𝐄𝐒𝐄𝐇𝐀𝐓𝐀𝐍 𝐍𝐀𝐒𝐈𝐎𝐍𝐀𝐋 𝐊𝐄-𝟔𝟏✨ 𝘉𝘈𝘋𝘈𝘕 𝘌𝘒𝘚𝘌𝘒𝘜𝘛𝘐𝘍 𝘔𝘈𝘏𝘈𝘚𝘐𝘚𝘞𝘈 𝘗𝘖𝘓𝘛𝘌𝘒𝘒𝘌𝘚 𝘒𝘌𝘔𝘌𝘕𝘒...